Oktober 18, 2010
Oktober 11, 2010
TUGAS PENGANTAR BISNIS BAB 2
BAB 2
PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PERUSAHAAN
Perusahaan mempunyai tanggung jawab terhadap karyawan dan masyarakat, pemerintah tidak bisa seenaknya meninggalkan tanggung jawabnya dalam mengemban tugasnya. Tanggung jawab sosial merupakan hasil pertimbangan dari manajemen dan pengaruhnya terhadap kehdupan masyarakat dalam segala bidang aspek kehidupan.
PENGERTIAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN
Sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik ekstern yang mempengaruhi individu, masyarakat, dan perusahaan.. faktor yang mempengaruhi perusahaan tersebut terdiri dari aspek-aspek ekonomi, politik, sosial, etika-hukum dan lingkungan. Masyarakat sangat mempengaruhi setiap aktivitas perusahaan, dalam bidang penjualan maupun pelayanan.
Berbagai kelompok masyarakat, membentuk sebuah masyarakat pluralistic, yang artinya kombinasi dari berbagai macam kelompok yang mempengaruhi lingkungan perusahaan. Dalam hal ini, pluralism menunjukkan dan mencerminkan usaha manusia untuk mempertemukan kebutuhan dan kepentingannya dari berbagai organisasi.
KESAN NEGATIF TENTANG SEBUAH PERUSAHAAN
Menyangkut penyelewengan pajak, penyelundupan barang, penyogokkan kepada pejabat pemerintah, dan masih banyak lagi. Kritik terhadap perusahaan tidak hanya menyangkut ke dalam manajemen perusahaan itu, tapi juga apa akibat dari kegiatan negatif itu terhadap lingkungan masyarakat. Contohnya polusi yang sudah bertambah dan meraja lela disetiap kota, terutama di Jakarta sebagai pusat kegiatan ekonomi di Indonesia, dan itu sangat mengganggu karena dapat menimbulkan berbagai macam penyakit yang bisa meresahkan warga dan masyarakat sekitar.
USAHA-USAHA UNTUK MEMPERBAIKI KESAN NEGATIF
Perusahaan seharusnya bisa memperbaikki citra dimata masyarakat mengingat masyarakat adalah elemen penting untuk menentukan jalannya suatu usaha. Oleh karena itu, sebuah perusahaan seharusnya tidak membuat masalah dengan masyarakat, tidak mencemari lingkungan, selalu melakukan pendekatan terhadap hubungan dengan masyarakat, yang dapat menimbulkan komunikasi dua arah yang serasi antar perusahaan dengan pemerintah maupun dengan masyarakat.
LINGKUNGAN FISIK, ENERGI, DAN KONSERVASI
Salah satu masalah besar yang dihadapi perusahaan adalah maslah lingkungan.fisik.di berbagai kota, kita sudah sering mengetahui adanya banyak pencemaran lingkungan, contohnya pencemaran air. Dampaknya akan sangat berpengaruh terhadap masyarakat karena akibatnya akan dirasakan pada jangka waktu yang lama ke depan.
EKOLOGI
Adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang manusia dengan lingkungannya. Lingkungan kita kualitasnya sudah semakin menurun yang disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya:
1. Meningkatnya konsentrasi penduduk
2. Perkembangan IPTEK
3. Meningkatnya kemakmuran ekonomi.
Dalam menjaga lingkungan, harus ada hubungan timbal balik yang mungkin tidak selalu kita inginkan. Tujuan ekologis memang sangat penting, namun maslahnya, apakah kita mampu untuk mengkoordinir antara tujuan-tujuan tersebut dengan tujuan sosial dan tujuan ekonomi.
MACAM-MACAM POLUSI
Polusi adalah pencemaran lingkungan atau pengrusakan lingkungan hidup dan lingkungan bekerja kita. Macam-macam polusi yang mengancam hidup kita diantaranya:
1. Pencemaran udara
Rata-rata orang menghirup udara sebanyak 35 pon sehari. Polusi udara biasanya akan mengancam pada kesehatan masyarakat, seperti penyakit sesak nafas, asma, bahkan penyakit jantung. Bahkan, bila orang menghirup karbondioksida terlalu banyak, akan menimbulkan kematian dan dapat menimbulkan radiasi.
2. Pencemaran air
Polusi air sudah banyak terjadi di Indonesia. Polusi tersebut banyak muncul dari berbagai indutri, limbah pabrik, penggunaan pupuk yang mengandung nitrat cukup besar.dan air yang mengandung bahan dan zat-zat berbahaya akan mengancam dan membahayakan kesehatan manusia.
3. Pencemaran sampah awet
Di dunia ini hanya ada tiga tempat pembuangan sampah, yaitu bumi,air, dan angkasa. Daerah yang padat pemukiman dan penduduknya akan sulit memanajemen pengangkutan sampah awet. Jika dibakar, akan menimbulkan masalah lain, yaitu munculnya pencemaran udara. Namun, untungnya masih ada yng nerjasa mengurusi dan memanajemen pengangkutan sampah, yaitu pala pemungut sampah, pemungut kaleng, pemungut plastik, dan mereka akan mendapat penghasilan dengan menjual ke pabrik-pabrik pengolahan sampah. Dari masalha ini, kita dapat dua kesimpulan, selain dapat memanajemen pengangkutan sampah, dan para gelandangan dan pemungut pun mendapat pengahasilan dari hasil pembukaan lapangan kerja sendiri tersebut. Selain itu, sampah hasil tadi akan menghemat bahan baku tambahan dalam proses produksi di pabrik sekaligus mengurangi modal investasi untuk pengeluaran dalam hal biaya bahan baku.
ENERGI DAN KONSERVASI
Di Indonesia, banyak sumber energi yang digunakan, diantaranya minyak bumi, batu bara, dan air. Lalu ada juga penggunaan gas alam, ada juga energi matahari, dan kemungkinan penggunaan tenaga nuklir. Bicara soal energy maytahari, energy ini sangat bagus untuk masa depan bumi. Selain tidak menimbulkan polusi, kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk memperolehnya karena telah tersedia di alam. Namun, sebagian besar Negara didunia, masih menggunakan energy minyak dan gas karena mungkin pengembangan energi matahari belum maksimal. Namun, penghematan pemakaian energy akan sangat penting bagi kehidupan manusia mendatang.
LINGKUNGAN PEREKONOMIAN DAN PERPAJAKAN
ALASAN PEMERINTAH BAGI MENINGKATNYA PENGELUARAN PEMERINTAH
Pemerintah membiayai pengeluarannya salah satu sumbernya dari pajak. Oleh karena itu, pejak yang semakin besar disebabkan karena pengeluaran pemerintah yang semakin meningkat. Semakin banyak pengeluaran, akan mempengaruhi laju pertumbuhan urbanisasi penduduk dan permintaan masyarakat. Umtuk meningkatkan fasilitas pelayanan pada masyarakt, pemerntah telah menyediakan taman bagi keperluan rekreasi masyarakat, , perp[ustakaan, museum, dan pusat-pusat perbelanjaan. Selain itu, kemajuan teknologi juga sangata berpengaruh pada pelayanan terhadap masayarakat.
Adanya pertambahan penduduk, ada juga peningkatan pelayanan bagi masyarakat. Besar juga pengeluaran masyarakat. Pemerintah juga meningkatkan higina perorangan dan sanitasi lingkungan terutama di pedesaan. Diantaranya membangun sarana air minum, pembuatan jamban agar tidak terjadi pencemaran air. Setiap periode pembangunan, pengeluaran pemerintah akan selalu meningkat.
1. Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah.
Apabila pengeluaran lebih besar daripada pemasukan, maka akanterjadi deficit, dan apabila pemerintah meinjam uang kepada bank, akan menjadi utang negara. Tidak semua pajak yang dipungut oleh pemerintah dijadikan sebagai penghasilan. Ada beberapa macam pajak yang dikenakan oleh pemerintah, antara lain:
a. Pajak Tidak Langsung
Dapat dikenakan atas barang-barang seperti rokok, tembakau, minuman keras, dan sebagainya, yang dibayar oleh importer, produsen, dan pedagang besar. Yang langsung dikenakan pada harga barang yang dijual. Yang disebut dengan PPn (pajak penjualan). Macam pajak tidak langsung antara lain, pajak penjualan impor, cukai bea masuk, pajak ekspor, dan sebagainya.
b. Pajak Langsung
Pajak kekayaan adalah termasuk pajak langsung karena langsung di kenakan atau dipungut pada pembayar pajak. Antara lain, pajak pendapatan (PPD), pajak perseroan (PPs), dan pajak deviden.
Secara keseluruhan, penerimaan pemerintah dapat diproleh dari:
1. Penerimaan dalam negeri, meliputi pajak langsung pajak tidak langsung, penerimaan minyak, dan penerimaan bukan pajak.
2. Penerimaan pembangunan, meliputi bantuan program dan bantuan proyek.
Sedangkan pengeluaran pemerintah dapat dikelompokkan menjadi:
1. Pengeluaran rutin, berupa belanja pegawai, belanja barang, subsidi, dll
2. Penegluaran pembangunan, berupa pembangunan sektoral maupun regional. Pembiyaannya antar lain di sektor pertanian dan pertambangan, tenaga listrik, perhubungan dan pariwisata, pendidikan dan kebudayaan, dll.
LINGKUNGAN HUKUM
Kebiasaan-kebiasaan, tradisi, peraturan-peraturan merupakan sumber-sumber dari system hukum yang berlaku. Suatu perusahaan berada dalam suatu kerangka hukum, sehingga faktoe hukum sangat berpengaruh pada pengambilan keputusan serta transaksi-transaksi dalam perusahaan. Hukum di Indonesia dapat dikelompokkan menjadi:
1. Hukum Publik
Mengatur masalh-masalah yang menyangkut kepentingan umum dan keamanan umum. Pengertian umum disini berarti, seseorang, sekelompok orang, masyarakat dan Negara. Hukum ini diantaranya, hukum tatanegara.
2. Hukum Privat
Hukum yang mengatur tentang hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan seseorang dan kelompok-kelompok dalam masyarakat. Hukum ini diantaranya hukum perdata dan hukum dagang.
Kedua hukum ini termasuk didalam kerangka dasar tata hukum Indonesia yaitu Undang-Undang Dasar.
LINGKUNGAN PEMERINTAH
Hubungan antara perusahaan dfan pmerintah telah berkembang dari usaha-usaha untuk menggali dan menggunakan sumber-sumber ekonomi, yang ditujukan untuk menciptakan keadaan ekonomi yang sehatkeputusan yang diambil oleh pemerintah tidak selalu sesuai dengan persoalan dan dapat mengatasi persoalan
PERHATIAN PEMERINTAH TERHADAP KEGIATAN USAHA
Pemerintah membantu perusahaan lemah dan kecil karena merupakan unit usaha yang penting untuk menampung tenaga kerja dan untuk dapat memberikan harga yang lebih rendah kepada konsumen . bantuan ini disebut subsidi
a. Bantuan di bidang transportasi.
b. Bantuan pada perusahaan-perusahaan kecil.
· Bantuan finansial.
· Bantuan pemberirian kontrak
· Bantuan teknik dan manajemen
c. Bantuan dibidang komunikasi
LINGKUNGAN INTERNASIONAL
Merupakan suatu konsep keseluruhan yang luas meliputi kegiatan dan perekonomian dunia.
NERACA PEMBAYARAN INTERNASIONAL
Neraca pembayar berguna untuk memperlihatkan keadaan perekonomian disuatu Negara.
PERUSAHAAn-PERUSAHAAN MULTI NASIONAL
Kebanyakan dari Negara-negara eropa, amerika serikat, dan jepang. Pasar yang dikuasai sebagian besar berada dinegara lain selain di negaranya sendiri.
KEGIATAN-KEGITAN MULTINATIONAL
Perusahaan-prusahaan multi nasional bertujuan untuk memasarkan barang hasil produksinya tidak hanya untuk didalam negeri saja, tetapi ke berbagai Negara lain. Perusahaan ini bertujuan untuk mengembangkan pasar secara ekonomis dan memanfaatkan keadaan poitik yang menguntungkan. Dapat berbentuk joint venture dalam menjalankan usahanya.. adanya persahaan ini dapat memperbaikki kondisi perekonomian disuatu negara terhadap Negara lain.
CIRI-CIRI PERUSAHAAN MULTI NASIONAL
Dalam PPB 1973, perusahaan multinasional adalah uatu perusahaan yang kegiatan pokoknya meliputi usaha pengolahan. Dari definisi tersebut, perusahaan multinasional merupakan sumber dari modal asing langsung dan jumlahnya merupakan ukuran kegiatan dari perusahaan itu.
KEBAIKAN DAN KEBRUKAN PERUSAHAAN MULTINASIONAL
1. Kebaikan
a. Menambha devisa Negara
b. Mengurang kebutuhan devisa
c. Menambah pendapatan negra berupa pajak
d. Menambah kesempatan kerja dengan membuka lapangan kerja baru
e. Meningkatkan taraf hidup yang tinggi kepada karyawan
2. Keburukan
a. Dapat mempengaruhi kekuasan ekonomi suatu Negara jika pendiriannya terlalu banyak.
b. Perusahaan mendapat keuntungan yang ada sangkut pautnya dengan pemerintah.
c. Dapat mempengaruhi neraca pembayaran jika sewaktu-waktu modal perusahaan tersebut diambil untuk kepentingan tertentu.
d. Dapat merusak kehidupan politik dan ekonomi suatu Negara
e. Timbulnya pertentangan kepentingan dalam kaitannya dengan pembangunan Negara.
LEMBAGA YANG MEMBANTU PERDAGANGAN INTERNASIONAL
A. EXPORT AND IMPORT COMMISSION HOUSE
Merupakan wakil dari dari pembeli dan menerima pemesanan dari pembeli-pembeli luar negeri. Sedangkan import commission house menjalankan peranan yang sama dalam negeri
B. MERCHANT EXPORTERS AND IMPORTERNS
Memperoleh penghasilan dari hasil keuntungan dalam perdagangan. Misalnya mereka membeli barang dalam negeri dan mereka menjualnya kembali keluar negeri.
C. MANUFACTERS EXPORT AGENTS
Bertindak sebagai departemen atau bagian ekspor dari sebuah perusahaan atau produsen atau sekelompok perusahaan.dan
D. EXPORT AND IMPORT BROKERS
Berusaha mempertemukan antara pembeli penjual bersama-sama.
PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR DI INDONESIA
Barang barang yang diekspor dari Indonesia berupa barang-barangselain migas dan migas. Yang masuk kedalam kategori bukan migas antara lain:
a. Golongan barang utama, karet, kayu, dll.
b. Golongan barang lain, hewan beserta isinya, dll.
Sedangkan impor yang dijalankan Indonesia ada tiga macam, yaitu
a. Barang konsumsi, beras, tepung terigu, tekstil, dll.
b. Bahan baku penolong, cengkeh, bahan kimia, hasil dan preparat kimia, dll.
c. Bahan modal, mesin-mesin, generator listrik, alat komunikasi, dll.
September 26, 2010
TUGAS RESUME PENGANTAR BISNIS
TUGAS PENGANTAR BISNIS
LATAR BELAKANG INDUSTRI DAN PERDAGANGAN
Pada zaman sekarang pola tentang cara untuk memuaskan kebutuhan merupakan suatu akibat dari adanya proses perkembangan secara historis dalam jangka panjang. Masyarakat yang primitif harus memenuhi kebutuhannya sendiri, tidak tergantung satu sama lain,terutama kebutuhan sandang, pangan, dan papan yang dapat mereka dapatkan dengan cara memburubinatang atau bercocok tanam. Sehingga penghidupan ekonominya belum terjadi pertukaran (rumah tangga tertutup).
Mereka pun mulai meninggalkan cara hidup yang berpindah-pindah setelah merekamerasakan kelebihan barang atau peralatanyang dibutuhkan. Akhirnya, mereka punmemutuskan untuk bertukar dengan barang atau jasa lain dengan tetangganya atau yang disebut dengan barter. Namun mereka mengadakan spesialisasi yaitu membatasi diri terhadap produksi beberapa jenis barang saja. Namun, semakin majunya suatu masyarakat membawa akibat yaitu tidak adanya barter yang diubah menjadi menggunakan alat pembayaran berupa uang.
Selain spesialisasi, ada juga diferensiasi, yaitu dari satu bahan yang sama terjadi berbagai jenis produk. Pertukaran produk pun dilakukan oleh perusahaan yang berbeda dengan tingkat yang berbeda pula. Selain dispersi (penyebaran), ada pula konsentrasi (penyatuan) yang merupakan satu kesatuan. Perusahaan yang tidak hanya membuat satu produk saja disebut dengan parealelisasi. Integrasi (penyatuan secara vertikal) yaitu gabungan dari rangkaian pengerjaan dari beberapa perusahaan menjadi satu perusahaan.
Menurut asalnya, barang dibagi menjadi:
1. Barang konsumsi (consumer goods) yang secara langsung dapat memuaskan kebutuhan.
2. Barang industri (industrial goods) seperti pabrik, mesin, peralatan, dan barang lain yang mendukung produksi barang konsumsi.
Dua golongan ini dibagi lagi menjadi barang tahan lama dan barang tidak tahan lama:
1. Barang tahan lama (durable goods) yang dapat dipakai berkali-kali, dan
2. Barang tidak tahan lama (non durable goods), seperti bahan mentah, makanan, yang dapat dipakai hanya sekali atau beberapa kali saja.
# Sistem Perekonomian
Sistem perekonomian yang dipakai setiap negara berbeda-beda tidak selalu menggunaknnya secara mutlak, tetapi banyak juga yang menggunakan sistem perekonomian campuran. Diantaranya:
a. Kapitalisme
Yaitu merupakan suatu sistem perekonomian yang membebaskan seseorang untuk memiliki perusahaan. Bersaing bebas dalam pasar, dan menentukan miliknya nanti. Kebebasan dalam pasar untuk membuat barang /jasa dan memilih nya disebut laissez faire. Menurut adam smith, ada sebuah tangan yang tidak kentara dalam persaingan (invisible hand of competition), yang berarti banyak individu yang memasuki dunia usaha dalam persaingan. Yang kalah dan keluar dari persaingan disebut tangan tidak kentara.
b. Sosialisme
Yaitu merupakan sistem perekonomian yang relatif membebaskan seseorang untuk memilih tempat yang diinginkan namun tetap ada campur tangan dari pemerintah. Jika perusahaan dianggap penting untuk perekonomin bangsa, pemerintah dapat ikut ambil bagian atau bertindak sebaagai pemilik.
c. Fasisme
Disebut juga negeri usaha, dimana pemerintah memiliki semua industri dan orang bebas memlih tempat atas persetujuan pemerintah.
d. Komunisme
Seluruh pekerjaan yang dilakukan ditentukan oleh negara dan diperuntukkan untuk seluruh masyarakat. Pemerintah menentukan keseluruhan dari kegiatan sistem perekonomian.
# Sistem Perekonomian Pancasila
Sistem ini diterapkan dalam sistem perekonomian indonesia. Menurut ilmuwan dari Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada, karakteristik sistem ini diantaranya adalah:
1. Roda perekonomian digerakkan dalam rancangan ekonomi, sosial dan moral
2. Adanya keinginan kuat dari seluruh masyarakat untuk memperoleh kemerataan sosial (egalitarian) yang sesuai dengan azas-azas kemanusiaan.
3. Kebijakan ekonomi dilandasi dengan jiwa nasionalisme.
Dan kelima sila dalam pancasila menjadi dasar dalam perencanaan kegiatan ekonomi.
# Pengertian Idustri Dan Bisnis
Dalam arti luas, dunia usaha terdirir atas tiga bagian, yaitu:
· Tempat kerja untuk menjalankan kegiatan yang produktif
· Perusahaan yang memiliki satu tempat kerja atau lebih
· Industri
Istilah industri biasanya menimbulkan dalam pikiran akan adanya pabrik-pabrik, perusahaan-perusahaan yang mengolah bahan mentah menjadi barang jadi. Jadi, dapat dikatakan bahwa sebuah industri merupakan suatu kelompok perusahaan yang memproduksi barang dan pasar yang sama.
Ada juga yang mengatakan bahwa industri adalah suatu konsep barat, sebagai usaha untuk mengejar keuntungan, pretasi, dan pendapatan yang besar. Produk nasional bruto merupakan alat statistik yang dipakai untuk mengukur pertumbuhan ekonomi didefinisikan sebagai nilai total dari seluruh barang dan jasa akhir yang diproduksi dalam jangka waktu satu tahun disebuah negara.
Adapun prinsip-prinsip yang digunakan atau ditekankan oleh negara barat, yaitu:
1. Efisiensi
2. Prestasi
3. Pendekatan yang rasional
4. Manajemen
5. Hubungan-hubungan yang formal
Kegiatan bisnis sangat membantu usaha pemenuhan kebutuhan masyarakat oleh perusahaan, meliputi semua aspek kegiatan untuk menyalurkan barang-barang melalui saluran produktif. Pada pokoknya, meliputi semua aspek kegiatan bisnis, meliputi:
· Perdagangan (melalui pedagang)
· Pengangkutan (dengan alat-alat transport)
· Penyimpanan (sampai barang terjual)
· Pembelanjaan (melalui bank atau kreditur)
· Pemberian informasi (dengan promosi)
PENGERTIAN PERUSAHAAN
Perusahaan dapat didefinisikan sebagai suatu organisasi prodksi yang menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi untuk memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan. Lima unsur penting dari suatu perusahaan yaitu:
· Organisasi
· Produksi
· Sumber ekonomi
· Kebutuhan
· Cara yang menguntungkan
# Organisasi
Berasal dari kata dalam bahasa Yunani, “organ” yang berarti alat. Setelah diatur dan dikombinasikan denagn sumber-sumber ekonomi lainnya, akan menimbulkan keharusan untuk mengadakan kerja sama secaraefisien, efektif,da dapat hidup sbagai mana mestinya. Keadaan ini dapat menimbulkan organisasi. Organisasi mungkin mungkin memiliki sejumlah kekayaan fisik atau yang abstrak dan seju,lah aspek-aspek sosial yang tidak dapat dilihat sehingga organisasi tidak dapat didefinisikan.
Organisasi dapat menyesuaikan diri kepada perubahan, pada hakekatnya merupakan suatu bentuk yang dengan sadar diciptakan manusia untuk mencapai tujuan yang menunjukkan bahwa hakekat organisasi itu bukanlah sebuah kumpulan dari sumber-sumber ekonomi semata-mata, tetapi juga menciptakan sebuah suasana kerja yang baik atau usaha mengadakan pembandingan sumber-sumber dan hasil yang terbaik.
# Produksi
Yaitu semua usaha yang ditujukan untuk menciptakan atau menaikkan faedah (utility). Secara luas, usaha-usaha produksi ini dapat digolongkan menjadi:
a. Produksi Langsung, merupakan usaha-usaha untuk menghasilkan atau mendapatkan barang secara langsung yang meliputi:
· Produksi Primer (ekstratif) yaitu usaha-usahauntuk mendapatkan bahan-bahan atau material langsung dari alam, seperti: pertanian
· Produksi Sekunder, yaitu usaha-usaha menggunakan barang-barang atau bahan-bahan material untuk meningkatkan faedah atau mengolahnya menjadi barang lain
b. Kegiatan yang membantu kegiatan produksi langsung (produksi tersier), meliputi perdagangan (besar, kecil, ekspor,dan impor) dan kegiatan-kegiatan lain seperti distribusi, perbankan, dll.
c. Produksi Tidak Langsung, memberikan jasa-jasa yang sangat berguna untuk perusahaan misalnya akuntan, ilmuwan, polisi, dan sebagainya.
# Menggunakan Dan Mengkoordinir Sumber-Sumber Ekonomi atau Faktor-Faktor Produksi
Adanya kegiatan atau aktifitas untuk menjalankan fungsi-fungsi (menggunakan dan mengkoordinir) dan sumber-sumberekonomi antara lain: pembelanjaan, pemasaran, kepegawaian, dan sebagainya. Pada pokoknya, sumber ekonomiatau faktor-faktor produksi dapat dikelompokkan kedalam:
a. Manusia
b. Uang
c. Material
d. Metode
atau dikenal dengan dengan 4M yaitu,:
a. Men
b. Money
c. Material
d. Method
Sumber-sumber ekonomi disebut juga input atau faktor-faktor produksi, prnggunaannya mempunyai konsekuensi bagi perusahaan dan pada akhirnya akan menghasilkan keuntungan. Masing-masing f aktor tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda, yaitu:
· Manusia ; Tidak saja berperan sebagai tenaga kerja, melainkan sebagai konsumen
· Uang ; Unsur yang untuk menciptakan “modal”, yaitu sejumlah uang atau barang yang dibeli dengan uang tersebutuntuk memproduksi barang lain.
· Material ; Tanah yang tidak dapat dipindah-pindahkan dan sumber-sumber alam.
· Metode ; Ide-ide atau inisiatif yang bersifat produktif, pengambilan keputusan pananggungan resiko yang ada, dsb. Orang yang melaksanakan kegiatan ini disebut wiraswasta (enterpreneur).
Kadang-kadang, keempat faktor produksi tersebut hanya digolongkan kedalam dua kelompok, yaitu:
· Modal
· Manajemen
Semua kegiatan ini ditujukkan untuk mendapatkan ‘laba”. Laba didapatkan apabila perusahaan membuat barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat. Semakin baik pelayanan, akan semakin banyak juga kemungkinan suatu perusahaan memperoleh laba.
# Kebutuhan
Disini pengertian kebutuhan meliputi kebutuhan akan barang dan jasa. Sebuah perusahaan tidak akan dapat memenuhi semua kebutuhan manusia, melainkan hanya sebagian saja. Sedang yang lain dipenuhi oleh perusahaan yang lain pula.
# Cara Yang Menguntungkan
Cara-cara yang digunakan untuk mencapai tujuan perusahaan harus memperhatikan prinsip-prinsip efisiensi. Perbedaan cara-cara yang ditempuh oleh perusahaan satu dengan yang lainnya, adalah:
a. Bidang Operasi; pengolahan (manufaktur) dan perdagangan.
b. Alat Produksi; alat yang digunakan oleh perusahaan manufaktur dengan alat yang digunakan oleh perusahaan perdagangan atau jasa sangatlah berbeda.
c. Tujuan perusahaan; sangat bergantung pada keinginan para pemilik atau sebagian besar dari penanam modalatau pemberi kekayaan, yaitu ;
· Keuntungan maksimal
Dengan diperolehnya laba bagi perusahaansangat membantu tercapainyatujuan-tujuan perusahaan yang lainnya seperti kelangsungan hidup (survival), pertumbuhan (growth) dan prestise. Laba merupakan harga jualbarang dan jasa diatas ongkos-ongkos yang dipakai untuk menghasilkannya. Sedangkan kerugian apabila ongkos-ongkos melebihi harga jualnya. Atau tidak menderita kedua-duanya.. agar kerugian tidak terjadi, maka pengusaha harus dinamis, kreatif, dan mau bekerja keras. Menurut Ilmu Ekonomi,, laba adalah jumlah pendapatan dikurang jumlah ongkos. Bunga modal adalah bunga dari seluruh modalyang digunakan dalam perusahaan.
· Kesejahteraan Anggota ( Koperasi )
Ini dapat dicapai dengan menyediakan barang-barang dan jasa yang dibutuhkan dengan harga yang murah, menyediakan fasilitas produksi, dll.
· Kesejahteraan Masyarakat
Misalnya dengan menyediakan barang dan jasa vital atau fasilitas-fasilitas untuk kepentingan negara.
FAKTOR-FAKTOR YANG MENENTUKAN IKLIM DAN BISNIS
· Investasi
Adalah penggunaan sumber-sumber untuk menciptakan modal baru. Pengaruh investasi itu dapat berlipat ganda. Penyebab pengganda (multiplier) adalah:
Jika sebuah pabrik didirikan dalam suatu masyarkat, para penyedia (supplier) dan para pekerja bangunan setempat dapat meningkatkan penghasilannya.
· Tabungan
Adanya keteraturan dan keterpercayaan terhadap tabungan sehingga iklim bisnis itu dapat diramalkan.
· Pemerintah (pengelola sistem bisnis)
Defisit terjadi apabila yang dipinjam lebih besar dari pada yang diterima. Kebijakan fiskaldigunakan untuk mempengaruhi permintaan. Kebijaksanaan moneter berkaitan dengan pengelolaan supply uang untuk meningkatkan atau menurunkan permintaan.
PROBLEMA BISNIS YANG SEDANG DIHADAPI SAAT INI
· Inflasi
Adalah suatu kenaikkan harga-harga barang dan jasa secara umum dalam perekonomian. Disebabkan oleh adanya ketidak seimbangan sementara antara permintaan dan penawaran barang dan jasa.
· Produktifitas
Adanya keluaran barang dan jasa per unit tenaga kerja. Untuk meningkatkannya, tidak cukup hanya dengan kerja keras, namunhaurs didukung lagi peralatan dan metode kerja yang lebih baik.
· Pengangguran
Pada umumnya terjadi karena perusahaan tidak mampu lagi membayar mereka sebagai akibat turunnya penghasilan secara drastis. Namun, apabila kondisi perekonomiannya telah membaik, tidak menutup kemungkinan pemutusan hubungan kerja ini dapat dibatalkan.
SELESAI
Langganan:
Postingan (Atom)